30.9.12

Hudud


Definisi HUDUD:
·        secara bahasa: kata jama’ dari had yang artinya suatu batasan. Ada pula yang mengartikan sebagai pencegah karena had dapat mencegah seseorang untuk berbuat kemunkaran pada Allah SWT.
·        secara syara’: hukuman-hukuman kejahatan yang telah ditetapkan oleh syara’ untuk mencegah dari terjerumusnya seseorang kepada kejahatan yang sama dan menghapus dosa pelakunya.

Hudud mencakup 7 jenis kasus :
1.    Had zina (hukuman Zina) ditegakkan untuk menjaga keturunan dan nasab. Zinah dibagi 2 macam: mukhson dan ghoiru mukhson.
·        Had untuk mukhson adalah dengan merajam pelakunya yaitu dengan melempar batu.
·        Had untuk ghoiru mukhson adalah dengan dicambuk 100 kali baik yang laki-laki maupun yang perempuan.
2.    Had al-Qadzf (hukuman orang yang menuduh berzina tanpa bukti) untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Hadnya adalah 80 kali cambukan dengan syarat orang yang menuduh itu sudah baligh dan berakal serta bukan orangtua dari yang dituduh.
3.    Had al-Khamr (Hukuman orang yang minum Kamer (minuman memabukkan)) untuk menjaga akal. Hadnya adalah 40 kali cambukan, bagi orang yang merdeka dan 20 kali cambukan bagi hamba sahaya.
4.    Had as-Sariqah (Hukuman mencuri) untuk menjaga harta. Hadnya adalah dipotong tangan kanannya mulai dari pergelangan tangannya, apabila ia mencuri untuk kedua kalinya maka dipotong kaki kirinya, apabila ia mencuri lagi untuk ketiga kalinya maka harus dipotong tangan kirinya selanjutnya apabila mencuri keempat kalinya maka harus dipotong kaki kanannya dan mencuri untuk kelima kalinya maka harud dipenjara seumur hidup dan ada pula yang berpendapat dihukum mati.
5.    Had al-Hiraabah (hukuman para perampok) untuk menjaga jiwa, harta dan harga diri kehormatan. Jika pelaku membunuh namun tidak merampok harta korban maka hadnya adalah hukuman mati, dan apabila pelaku membunuh dan merampok maka hadnya adalah dihukum mati dan disalib. Jika hanya merampok dan tidak membunuh hadnya adalah dipotong tangan dan kakinya dan jika ia hanya membahayakan korban tanpa mermpok ataupun membunuh maka hadnya adalah dipenjara.
6.    Had al-Baghi (Hukuman pembangkang) untuk menjaga agama dan jiwa.
7.    Had ar-Riddah (hukuman orang murtad) untuk menjaga agama. Apabila orang murtad itu tidak mau taubat hadnya adalah dibunuh dan jenazahnya tidak boleh dimandikan, disholati, dikubur dimakam orang islam.
source: click me!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar